Gambaran awal: menyediakan Navigasi yang Bisa Dipakai Tanpa Mouse
Tidak semua orang menavigasi website dengan mouse atau menyentuh layar. Sebagian menggunakan keyboard, alat bantu, atau kontrol alternatif. Desain yang mempertimbangkan cara-cara tersebut menjadi lebih tangguh dalam kondisi perangkat dan kebutuhan yang beragam.
Membaca persoalan dari dekat
Urutan fokus idealnya mengikuti urutan membaca. Tautan pada header, menu, konten, dan footer harus dapat dicapai secara logis. Jika sebuah panel muncul, pengguna perlu mengetahui cara masuk dan keluar tanpa kehilangan lokasi sebelumnya.
Contoh dan pertimbangan penting
Tanda fokus yang terlihat penting agar pengguna mengetahui kontrol mana yang sedang aktif. Menghilangkan garis fokus demi tampilan minimal justru dapat mengurangi aksesibilitas. Kontras fokus juga perlu cukup kuat pada latar gelap yang penuh aksen cahaya.
Membawa ide ke pengalaman sehari-hari
Komponen native biasanya menyediakan perilaku dasar yang dapat diandalkan. Tombol memang untuk tindakan, sedangkan tautan untuk perpindahan alamat. Menggunakan keduanya sesuai fungsi mengurangi kebutuhan menulis perilaku keyboard secara manual.
Langkah yang bisa dicoba
Lakukan satu sesi uji memakai tombol Tab, Enter, dan Escape saja. Perhatikan galeri, pencarian, FAQ, serta panel dialog jika tersedia.